KINNEWS.ID, Jakarta — PT PLN (Persero) memiliki direktur utama baru setelah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu, 14 Oktober 2026, menetapkan Suroso Isnandar untuk menggantikan Darmawan Prasodjo.
Kepastian pergantian pimpinan perusahaan listrik negara tersebut disampaikan Komisaris Independen PLN, Andi Arief. Keputusan itu sekaligus mengakhiri masa jabatan Darmawan sebagai direktur utama yang telah diembannya sejak Desember 2021.
Andi mengonfirmasi perubahan tersebut saat dimintai keterangan oleh awak media. “Iya, pergantian Dirut. Pak Darmawan digantikan oleh Pak Suroso,” ujarnya, Rabu (14/10/2026).
Suroso masih merangkap jabatan lama
Suroso bukan sosok baru dalam jajaran manajemen PLN. Sebelum dipercaya memimpin perusahaan, ia menjabat sebagai Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan (EBT), posisi yang diembannya sejak 18 Juni 2025.
Untuk sementara, Suroso akan menjalankan tugas sebagai direktur utama sekaligus tetap memegang jabatan sebelumnya. Perangkapan tersebut berlangsung hingga perusahaan menetapkan pengganti untuk posisi Direktur Manajemen Proyek dan EBT.
Pergantian pimpinan ini diputuskan melalui rapat pemegang saham yang berlangsung secara daring. Menurut keterangan Andi, rapat dimulai sekitar pukul 18.30 WIB dan dihadiri jajaran direksi serta komisaris PLN, termasuk perwakilan Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN).
Andi Arief apresiasi pengabdian Darmawan
Di tengah perubahan kepemimpinan tersebut, Andi menyampaikan penghargaan kepada Darmawan atas kontribusinya selama memimpin PLN. Ia menilai upaya transformasi perusahaan menjadi bagian penting dari pengabdian Darmawan.
“Saya mengucapkan terima kasih atas pengabdian yang sangat berarti dari Darmawan Prasodjo, banyak melakukan transformasi,” kata Andi.
Ia juga berharap kepemimpinan baru dapat meneruskan berbagai upaya pembenahan dan pengembangan yang telah berjalan di tubuh PLN.
“Saya yakin Pak Suroso Dirut baru akan melakukan transformasi lanjutan,” lanjutnya.
Andi menegaskan, perubahan yang ditetapkan dalam rapat tersebut berfokus pada posisi direktur utama. Berdasarkan keterangannya, tidak ada pergantian anggota direksi maupun komisaris lainnya dalam keputusan kali ini.
Akhiri masa kepemimpinan sejak 2021
Darmawan Prasodjo memimpin PLN sejak 6 Desember 2021. Sebelum menjabat sebagai direktur utama, ia pernah mengisi posisi wakil direktur utama sejak 23 Desember 2019.
Dengan ditetapkannya Suroso sebagai pengganti, kepemimpinan PLN memasuki babak baru. Perhatian berikutnya tertuju pada kesinambungan program transformasi perusahaan serta penetapan pejabat yang akan mengisi posisi Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan. (Red)