August 31, 2026
IMG-20260713-WA0013

KINNEWS.ID, Jakarta – Anggota DPRD DKI Jakarta sekaligus Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan, Dwi Rio Sambodo, mengunjungi warga yang menjadi korban kebakaran di Jalan Palad, RT 02/RW 03, Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (13/7/2026) pagi. Dalam kunjungan tersebut, Rio menyatakan komitmennya membantu pemulihan administrasi para korban, terutama dokumen-dokumen penting yang ikut musnah dilalap api.
Kunjungan dilakukan sekitar pukul 09.30 WIB. Rio hadir bersama Wakil Ketua Bidang Perekonomian, Pendidikan, dan Kebudayaan Adit Purnayudha, Ketua PAC PDI Perjuangan Pulogadung Sri Marjinem, serta jajaran pengurus partai di tingkat kecamatan.
Di hadapan warga terdampak, Rio menyampaikan belasungkawa dan keprihatinannya atas musibah yang merenggut korban jiwa sekaligus menyebabkan kerugian materi yang besar.

Ia menegaskan pihaknya akan membantu proses pengurusan kembali berbagai dokumen penting milik warga yang terbakar, mulai dari sertifikat tanah hingga ijazah pendidikan.

“Kami akan membantu para korban kebakaran dalam mengurus kembali sertifikat-sertifikat yang rusak, baik itu sertifikat tanah maupun ijazah yang ikut terbakar dalam peristiwa ini,” ujar Rio.

Menurutnya, pemulihan dokumen administrasi menjadi salah satu kebutuhan mendesak setelah bencana, karena berkaitan langsung dengan aktivitas masyarakat, pendidikan, hingga kepemilikan aset.

Rio berharap bantuan tersebut dapat mempercepat proses pemulihan kehidupan para korban sehingga mereka dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa terbebani persoalan administrasi.

Tiga Orang Meninggal Dunia

Kebakaran hebat yang terjadi di Jalan Palad berlangsung pada Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Api melalap sebuah ruko yang juga digunakan sebagai tempat usaha dan merembet ke bangunan di sekitarnya.

Peristiwa tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka-luka.

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas

Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Abdul Wahid, mengungkapkan korban meninggal berinisial ES (67), LF (40), dan RM (10).

“Tiga korban tewas, yakni ES (67), LF (40), dan RM (10). Mereka dimakamkan di TPU Rawa Teratai,” kata Abdul Wahid.

14 Armada Dikerahkan

Laporan kebakaran pertama kali diterima setelah seorang warga yang mendatangi pos pemadam kebakaran untuk meminta bantuan.Petugas langsung bergerak ke lokasi dan unit pertama tiba sekitar pukul 03.04 WIB.

Untuk mengendalikan kobaran api yang cepat membesar, Sudin Gulkarmat Jakarta Timur mengerahkan 14 unit mobil pemadam dengan dukungan 60 personel.

“Guna melokalisasi perambatan api yang cepat membakar area, total sebanyak 14 unit armada pemadam kebakaran dengan 60 personel dikerahkan ke lokasi,” jelas Abdul.

Dugaan Penyebab Kebakaran

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik yang berasal dari sebuah stop kontak. Api kemudian menjalar dengan cepat ke rumah dan warung di sekitar lokasi.

Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Petugas juga mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah, menghindari penggunaan stop kontak secara berlebihan, serta memastikan seluruh perangkat elektronik dalam kondisi aman guna mencegah insiden serupa.

(Red)

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *