KINNEWS.ID, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meminta warga pesisir mewaspadai puncak banjir rob yang diprediksi terjadi pada Jumat, 5 Desember 2015, pukul 09.00 WIB. Informasi tersebut bersumber dari BMKG yang mencatat adanya peningkatan pasang air laut di kawasan utara Jakarta.
Pramono mengatakan banjir rob mulai terlihat sejak Kamis 4 Desember 2025, dan pihaknya sejak awal sudah mengumumkan potensi kejadian tersebut kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa puncak rob akan terjadi pada 5 Desember, namun ancaman gelombang berikutnya juga diperkirakan muncul pada pekan ketiga Desember 2025.
Selain itu, curah hujan tinggi diprediksi akan mencapai puncaknya pada Januari 2026, sehingga warga diminta tetap siaga terhadap kemungkinan banjir kombinasi antara rob dan hujan ekstrem.
Untuk mengurangi risiko, Pemprov DKI menyiapkan sejumlah langkah mitigasi. Di antaranya adalah melakukan modifikasi cuaca serta menyiagakan sekitar 600 pompa air yang tersebar di titik-titik rawan banjir. Dinas Sumber Daya Air dan BPBD DKI juga diminta memperketat pengawasan di wilayah pesisir seperti Muara Angke dan Marunda.
Pramono menegaskan bahwa kesiapsiagaan pemerintah dan masyarakat sangat penting untuk menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi tersebut. Pemprov berharap langkah mitigasi yang dilakukan dapat menekan dampak banjir rob terhadap warga. (Red)
.