Banjir akibat luapan Sungai Lae Soraya di Aceh Selatan (Foto: Antara)
KINNEWS.ID, Aceh – Akses transportasi di jalur nasional penghubung Provinsi Aceh dan Sumatera Utara lumpuh total setelah Sungai Lae Soeraya meluap dan menenggelamkan badan jalan di Gampong Ladang Rimba, Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu dan berdampak pada terhentinya seluruh arus lalu lintas.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Aceh Selatan Iptu Irawan mengatakan, banjir yang menggenangi kawasan Jembatan Ie Mirah membuat jalur Tapaktuan–Medan tidak bisa dilalui baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
“Ruas jalan nasional Tapaktuan–Medan lumpuh total. Ketinggian air diperkirakan sudah lebih dari satu meter sehingga seluruh jenis kendaraan tidak dapat melintas,” ujar Irawan.
Akibat banjir tersebut, ratusan kendaraan dari arah Subulussalam maupun Tapaktuan terpaksa berhenti di sekitar lokasi karena arus air terus meningkat dan membahayakan pengendara. Hingga saat ini, belum dapat dipastikan kapan jalur tersebut bisa kembali normal.
Camat Trumon Tengah, M Nazir, menambahkan bahwa ketinggian air di badan jalan terus mengalami peningkatan seiring hujan deras yang mengguyur wilayah itu sejak beberapa hari terakhir. Aparat kecamatan bersama BPBD, TNI, dan Polri terus memantau lokasi serta mengevakuasi warga yang melintas menggunakan perahu karet.
“Saat ini tim gabungan membantu evakuasi warga yang terjebak banjir. Kami juga mengimbau masyarakat yang melintas di jalur Aceh–Sumut untuk berhati-hati karena banjir masih berpotensi meningkat,” kata Nazir.
Ia turut mengingatkan masyarakat agar mewaspadai ancaman lain seperti longsor, mengingat intensitas hujan tinggi dan debit Sungai Lae Soeraya terus bertambah. (Red)
.