June 17, 2026
1781676350_8a36fcf08b24c7347e4f.jpg

KINNEWS.ID, JakartaSuku Dinas Pendidikan Wilayah I Kota Administrasi Jakarta Utara membuka Posko Pelayanan Informasi dan Konsultasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 guna membantu masyarakat yang menghadapi kendala saat mendaftarkan anak ke sekolah.

Posko yang berlokasi di SMKN 12 Jakarta itu menjadi pusat layanan terpadu bagi calon peserta didik dan orang tua untuk memperoleh informasi seputar proses penerimaan murid baru.

Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Kota Administrasi Jakarta Utara, Rona Eveliner Sianipar, mengatakan keberadaan posko bertujuan memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang tepat sekaligus pendampingan selama proses pendaftaran berlangsung.

 

Posko ini menjadi pusat layanan terpadu untuk memastikan seluruh calon peserta didik memperoleh informasi yang akurat sekaligus pendampingan selama proses SPMB berlangsung,” ujar Rona.

Menurutnya, layanan yang tersedia meliputi konsultasi mengenai tata cara pendaftaran, persyaratan setiap jalur penerimaan, hingga bantuan penyelesaian berbagai kendala teknis yang dialami masyarakat.

 

Sejak dibuka pada Senin15 Juni 2026, posko tersebut telah melayani sedikitnya 201 warga. Tingginya angka kunjungan menunjukkan bahwa layanan tatap muka masih menjadi kebutuhan penting meskipun sistem pendaftaran telah dilakukan secara daring.

Untuk mempercepat pelayanan, Sudin Pendidikan Jakarta Utara juga menggandeng Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) melalui konsep one stop service.

Kolaborasi ini memudahkan warga yang mengalami masalah administrasi kependudukan, seperti data identitas yang belum sinkron dengan sistem pendaftaran sekolah.

Sinergi dengan Dukcapil sangat membantu warga yang mengalami kendala data kependudukan,” kata Rona.

Selain itu, sistem antrean digital berbasis barcode diterapkan guna menciptakan pelayanan yang lebih tertib, cepat, dan nyaman bagi masyarakat.

Tidak hanya layanan tatap muka, Sudin Pendidikan Jakarta Utara juga menyediakan konsultasi secara daring melalui media sosial agar masyarakat tetap dapat mengakses informasi tanpa harus datang langsung ke lokasi.

Rona menegaskan seluruh layanan tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan proses penerimaan murid baru yang objektif, transparan, dan akuntabel.

“Berbagai layanan tersebut merupakan bagian dari komitmen menghadirkan proses SPMB yang objektif, transparan, akuntabel, sekaligus memperkuat pelayanan publik yang responsif dan inklusif.”

Salah satu warga, AG dari Kampung Bahari, mengaku terbantu setelah mendatangi posko karena mengalami kendala saat mendaftarkan putrinya melalui jalur PPDB Bersama.

“Awalnya data KJP anak saya tidak muncul di sistem. Setelah berkonsultasi di posko, masalahnya langsung terselesaikan.”

Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa keberadaan posko tidak hanya mempermudah akses informasi, tetapi juga menjadi solusi cepat bagi masyarakat yang menghadapi kendala administrasi dalam proses penerimaan murid baru. (Red)

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *