April 19, 2026
images (20)

KINNEWS.ID, Jakarta – Dunia usaha di Indonesia menghadapi tantangan serius dalam penciptaan lapangan kerja. Survei internal Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menunjukkan mayoritas perusahaan belum memiliki rencana untuk menambah tenaga kerja baru.

Ketua Bidang Ketenagakerjaan Apindo, Bob Azam, mengungkapkan bahwa sekitar 67% perusahaan tidak berencana melakukan rekrutmen.

“Hasil survei kita juga di Apindo saat ini 50% perusahaan itu enggak punya rencana untuk expand dalam 5 tahun ke depan. Dan 67% perusahaan tidak berniat untuk melakukan rekrutmen baru,” ujarnya dalam rapat bersama Komisi IX DPR RI.

Menurutnya, kondisi ini tidak terlepas dari tren investasi yang belum optimal, khususnya di sektor padat karya yang selama ini menjadi penyerap tenaga kerja terbesar.

“Ini adalah investasi yang belum optimal dan semakin menjauh dari sektor padat karya. Sehingga menimbulkan tantangan dalam penciptaan lapangan kerja,” jelasnya.

Bob menekankan pentingnya keseimbangan antara investasi padat modal dan padat karya.

“Kita berharap bahwa FDI masuk, padat modal silahkan, tapi juga padat karya juga jangan sampai dilupakan,” katanya.

Tantangan Struktur Tenaga Kerja

Penurunan investasi di sektor padat karya menjadi perhatian serius, mengingat struktur tenaga kerja Indonesia masih didominasi oleh kelompok menengah ke bawah.

“Kalau kita lihat dari formasi tenaga kerja kita yang didominasi oleh menengah ke bawah, kita masih sangat membutuhkan industri padat karya,” ujarnya.

Selain faktor investasi, Bob juga menyoroti regulasi ketenagakerjaan yang dinilai memengaruhi daya tarik investasi.

“Undang-undang bisa memproteksi buruh, tapi jangan sampai proteksi itu justru menyebabkan investasi tidak masuk,” katanya.

Ia menilai kebijakan selama ini cenderung berfokus pada keseimbangan antara pekerja dan pengusaha, namun belum cukup memperhatikan kebutuhan pencari kerja.

Ke depan, tantangan tidak hanya terletak pada penciptaan lapangan kerja, tetapi juga peningkatan kualitas pekerjaan yang tersedia. (Red)

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *