May 3, 2026
IMG_20260426_220532_333

KINNEWS.ID, Bekasi — Suasana Car Free Day (CFD) di Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi, Minggu 26 April 2026 pagi, tampak berbeda dari biasanya. Kawasan yang identik dengan aktivitas olahraga itu berubah menjadi panggung seni terbuka dengan ribuan penari yang tampil secara kolosal.

Aksi tersebut digelar untuk memperingati Hari Tari Sedunia, dengan melibatkan berbagai komunitas seni dari wilayah Bekasi dan sekitarnya.

Penampilan Tari Ronggeng Nyentrik menjadi salah satu momen yang paling menyita perhatian. Gerakan yang dinamis dan ekspresif membuat banyak pengunjung berhenti sejenak untuk menyaksikan pertunjukan.

Tak sedikit warga yang mengabadikan momen tersebut, bahkan ikut larut dalam suasana yang penuh semangat budaya.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, bersama Wakil Wali Kota Abdul Harris Bobihoe, turut hadir menyaksikan langsung kegiatan tersebut.

“CFD hari ini kita isi dengan energi budaya. Ini bukti bahwa Bekasi tidak hanya hidup secara fisik, tetapi juga kaya secara budaya,” ujar Tri di sela kegiatan.

Ia menambahkan, Tari Ronggeng Nyentrik merupakan salah satu warisan budaya yang perlu terus dijaga dan dikembangkan.

Pemerintah Kota Bekasi, kata dia, tengah merancang langkah konkret untuk pelestarian budaya, termasuk rencana pembangunan fasilitas seperti museum dan perpustakaan budaya.

“Kami berkomitmen menghadirkan ruang pelestarian, seperti perpustakaan dan museum budaya. Ini penting agar generasi muda tetap mengenal identitas daerahnya,” lanjutnya.

Antusiasme masyarakat yang tinggi dinilai menjadi bukti bahwa ruang publik seperti CFD dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk olahraga, tetapi juga sebagai sarana interaksi sosial dan pelestarian budaya lokal.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa budaya dapat menjadi elemen penting dalam memperkuat identitas kota di tengah perkembangan urbanisasi.

Hingga menjelang siang, suasana meriah masih terasa di sepanjang Jalan Ahmad Yani. CFD kali ini meninggalkan kesan berbeda, dengan perpaduan antara aktivitas olahraga dan pertunjukan seni budaya yang menghidupkan ruang publik. (Red)

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *