March 4, 2026
Efisiensi BUMN, Prabowo Akan Rampingkan Dari 1.000 Jadi 200 Perusahaan

Presiden Prabowo Targetkan Perampingan BUMN Dari 1.000 Jadi 200 Perusahaan

KINNEWS.ID, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto berencana memangkas jumlah BUMN dari lebih 1.000 menjadi hanya sekitar 200–240 perusahaan. Langkah ini disampaikan dalam acara Forbes Global CEO Conference di Jakarta, Rabu 15 Oktober 2025 lalu, sebagai bagian dari upaya memperbaiki tata kelola BUMN.

“Saya sudah meminta Danantara untuk melakukan rasionalisasi. Dari seribu BUMN menjadi angka yang lebih masuk akal. Dengan begitu, efisiensi meningkat,” ujar Presiden.

Prabowo juga menegaskan bahwa manajemen BUMN harus dikelola dengan standar bisnis global, bahkan membuka peluang bagi warga asing untuk memimpin BUMN.

“Kita bisa mencari talenta terbaik, termasuk ekspatriat,” ujarnya.

Sebelumnya, Mensesneg Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa pemerintah tengah menyiapkan perampingan besar-besaran terhadap perusahaan pelat merah yang dinilai tidak efisien. Namun, data dari Danantara menunjukkan jumlah BUMN justru meningkat menjadi sekitar 1.050 perusahaan, termasuk anak dan cucu usaha.

Rencana rasionalisasi ini diharapkan membuat BUMN lebih ramping, produktif, dan memberikan kontribusi optimal bagi ekonomi nasional. (Red)

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *