March 3, 2026
IMG_20260216_232410_297

KINNEWS.ID, Jakarta – Kepolisian mengungkap modus pencurian yang dilakukan seorang pria berinisial NW (43) di hotel bintang 5 di kawasan Jakarta Pusat. Pelaku diketahui menyamar sebagai karyawan atau peserta kegiatan untuk mengelabui korban.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol,  Budi Hermanto, menjelaskan bahwa pelaku menggunakan pakaian formal seperti batik dan lanyard agar tidak menimbulkan kecurigaan di lingkungan hotel.

“Pelaku beraksi dengan menyamar sebagai karyawan atau peserta kegiatan menggunakan batik dan lanyard agar tak menimbulkan kecurigaan,” kata Budi, Senin 16 Februari 2026.

Korban Kehilangan Laptop, HP hingga Uang Tunai

Peristiwa pencurian terjadi saat korban menghadiri kegiatan di hotel tersebut. Korban meninggalkan barang-barangnya di ruang rapat tanpa pengawasan.

Tas ransel hitam milik korban berisi ponsel, laptop, serta uang tunai Rp. 300 ribu hilang saat korban kembali ke ruangan.

“Tas berisi HP diletakkan di atas kursi, sedangkan laptop berada di bawah meja. Saat kembali, seluruh barang sudah hilang,” ujar Budi.

Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tanah Abang.

Pelaku Ditangkap di Matraman

Setelah menerima laporan, polisi langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap pelaku pada Jumat 13 Februari 2026 di kawasan Matraman, Jakarta Timur.

Dari hasil pemeriksaan, NW diketahui merupakan pelaku tunggal dalam aksi pencurian tersebut.

Kerap Sasar Seminar di Hotel

Polisi mengungkap, pelaku diduga telah beberapa kali melakukan aksi serupa dengan menyasar kegiatan seminar atau pertemuan di hotel berbintang.

Dengan penampilan rapi layaknya pekerja kantoran, pelaku dapat dengan mudah masuk ke ruang kegiatan tanpa menimbulkan kecurigaan.

“Pelaku memanfaatkan situasi kegiatan di hotel yang cukup ramai. Dengan berpenampilan seperti peserta atau karyawan, pelaku leluasa masuk ke ruang pertemuan dan mengambil barang korban yang ditinggalkan tanpa pengawasan,” jelas Budi.

Polisi Imbau Waspada

Kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan tidak meninggalkan barang berharga tanpa pengawasan, terutama saat berada di ruang publik atau kegiatan yang ramai.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa pelaku kejahatan dapat memanfaatkan kelengahan korban, bahkan dengan menyamar sebagai bagian dari kegiatan resmi. (Red)

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *