March 3, 2026
images (41)

KINNEWS.ID, Jakarta – PBNU dan pemerintah resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf, menyampaikan bahwa penetapan tersebut didasarkan pada hasil rukyatulhilal di 45 titik di Indonesia yang menunjukkan hilal belum memenuhi kriteria.

Karena itu, bulan Syaban disempurnakan menjadi 30 hari (istikmal).

“Awal Ramadan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026,” ujarnya.

Keputusan PBNU sejalan dengan hasil sidang isbat pemerintah. Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menyatakan bahwa posisi hilal belum memenuhi kriteria MABIMS, yaitu ketinggian minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.

“Disepakati 1 Ramadan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026,” katanya.

Meski demikian, pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga persatuan apabila terjadi perbedaan dalam penentuan awal Ramadan.

“Perbedaan adalah hal yang indah dan tidak perlu menimbulkan perpecahan,” ujar Nasaruddin.

Penetapan ini menjadi penanda dimulainya bulan suci Ramadhan, yang diharapkan menjadi momentum meningkatkan ibadah dan mempererat kebersamaan umat. (Red)

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *