April 4, 2026
images

KINNEWS.ID, Jakarta – Warga wilayah Jabodetabek memadati Kereta Rel Listrik (KRL) tujuan Bogor dan Jakarta Kota sejak Minggu 22 Maret 2026 pagi, sebagai moda transportasi alternatif lintas kota untuk bersilaturahmi pada hari kedua Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kepadatan penumpang terlihat di sejumlah stasiun transit, terutama di Stasiun Manggarai dan Stasiun Jatinegara. Peron dipenuhi penumpang sejak pagi hingga sore hari, bahkan sebagian penumpang harus menunggu beberapa kereta karena kapasitas sudah penuh.

Salah satu penumpang, R (32), warga Bekasi, mengaku sengaja bepergian ke Bogor menggunakan KRL untuk bersilaturahmi sekaligus berlibur bersama keluarga meski kondisi kereta padat.

“Saya mau ke Bogor, mau silaturahmi sekalian jalan-jalan. Memang dari pagi sudah ramai, tapi masih bisa masuk kereta walau harus berdiri,” katanya.

Ia mengaku memilih KRL karena ingin menghindari kemacetan yang biasanya terjadi saat libur Lebaran. Selain itu, biaya transportasi menggunakan KRL dinilai lebih murah dan waktu tempuh lebih cepat dibandingkan kendaraan pribadi.

“Kalau naik KRL lebih enak aja, tiket tap kartu lebih murah, kemudian naik KRL tidak macet, juga lebih cepat sampai. Hanya saja penuh dan berdesakan,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan A (37), warga Jakarta Timur, yang hendak menuju kawasan Kota Tua Jakarta melalui Stasiun Jakarta Kota. Ia mengaku sudah memperkirakan kepadatan penumpang selama masa libur Lebaran.

“Memang sudah biasa kalau Lebaran begini ramai. Saya mau ke Kota, mau jalan-jalan sama istri dan anak. Tadi sempat nunggu dua kereta karena penuh,” ujarnya.

Pantauan di lapangan menunjukkan kepadatan tidak hanya terjadi di dalam kereta, tetapi juga di area pintu masuk stasiun dan loket tiket. Antrean penumpang terlihat mengular terutama di stasiun-stasiun besar dan titik transit.

Meski demikian, arus penumpang masih terpantau lancar berkat pengaturan dari petugas di lapangan. Petugas juga terus memberikan imbauan kepada penumpang agar tetap menjaga keselamatan dan mematuhi aturan selama berada di stasiun maupun di dalam kereta.

Mayoritas pengguna KRL merupakan warga yang memanfaatkan momen libur Lebaran untuk bersilaturahmi ke rumah kerabat, berwisata, maupun sekadar berkeliling kota bersama keluarga.

Kepadatan penumpang KRL ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan seiring masih berlangsungnya masa libur Lebaran dan arus balik yang belum mencapai puncaknya.

Masyarakat pun diimbau untuk mengatur waktu perjalanan serta menghindari jam-jam sibuk guna mengurangi kepadatan di stasiun maupun di dalam kereta. (Red)

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *