KINNEWS.ID, Denpasar – Banjir merendam sejumlah permukiman di Denpasar Selatan, Bali, akibat meluapnya aliran sungai yang dipicu hujan deras selama empat hari berturut-turut.
Di kawasan Jalan Kerta Dalem, ketinggian air mencapai sekitar 30 cm dan mulai masuk ke rumah warga sejak dini hari. Beberapa perumahan seperti di Jalan Kerta Dalem Sari 1B juga mengalami genangan dengan ketinggian serupa.
Banjir diduga berasal dari luapan sungai di wilayah Desa Sidakarya yang merupakan bagian hilir Tukad Badung. Tumpukan sampah plastik di jembatan kecil turut memperparah genangan karena menghambat aliran air.
Sejumlah warga tetap beraktivitas di tengah banjir. Pedagang dan pemilik usaha kecil masih membuka usaha mereka, sementara warga lain bergotong royong membersihkan saluran air agar genangan cepat surut.
Selain permukiman, banjir juga menggenangi area persawahan dan berdampak pada pedagang di sekitar Pasar Sidakarya.
Kawasan lain yang terdampak di Denpasar antara lain Pemogan, Panjer, Sesetan, dan Bumi Ayu Sanur.
BMKG melalui BBMKG Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Bali. Hujan dengan intensitas sedang hingga ekstrem disertai angin kencang diprakirakan terjadi pada 24–26 Februari 2026. (Red)
.