March 3, 2026
IMG-20251023-WA0016

KINNEWS.ID, Jakarta — Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yangon, Myanmar, melaporkan bahwa sebanyak 20 warga negara Indonesia (WNI) berhasil melarikan diri dari lokasi aktivitas judi online dan penipuan daring (scam) di kompleks KK Park, wilayah Myawaddy, Kayin State.

 

Dalam keterangan resmi yang diterima, Kamis (23/10/2025), KBRI Yangon menyampaikan bahwa pihaknya terus memantau situasi di kawasan tersebut setelah menerima laporan adanya lebih dari 300 warga asing, termasuk sekitar 75 WNI, yang nekat melarikan diri pada Rabu (22/10) pagi waktu setempat.

“KBRI Yangon telah menerima konfirmasi dari KBRI Bangkok bahwa otoritas Thailand menemukan sekitar 20 WNI yang menyeberang ke wilayah Thailand melalui Sungai Moei. Data identitas dan kondisi mereka kini sedang diverifikasi bersama otoritas di Mae Sot,” demikian pernyataan resmi KBRI Yangon.

Kompleks KK Park dikenal sebagai salah satu kawasan yang dikuasai oleh kelompok Border Guard Force (BGF) dan menjadi pusat aktivitas ilegal, termasuk scam dan perjudian daring. Berdasarkan laporan media lokal, pelarian massal tersebut terjadi setelah militer Myanmar (Tatmadaw) bersiap melakukan penggerebekan terhadap kawasan tersebut.

 

KBRI Yangon menjelaskan, kondisi para WNI bervariasi — sebagian masih berada di dalam kawasan KK Park, sementara lainnya telah keluar menuju wilayah sekitar Myawaddy–Shwe Kokko untuk mencari tempat aman.

“Kami terus berkoordinasi dengan KBRI Bangkok dan otoritas Myanmar, termasuk jaringan lokal serta lembaga kemanusiaan di Kayin State, guna memastikan keselamatan seluruh WNI serta membuka jalur kemanusiaan yang aman untuk evakuasi,” tambah KBRI.

KBRI juga kembali mengimbau WNI agar tidak mudah tergiur tawaran kerja di luar negeri yang tidak resmi, serta menjauhi wilayah konflik dan kawasan rawan seperti Myawaddy dan Shwe Kokko, yang sering menjadi lokasi kejahatan siber dan perdagangan manusia.

 

Pemerintah Indonesia memastikan akan terus mengawal proses pelindungan dan pemulangan WNI dari kawasan berisiko tersebut. (Red)

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *